Midjourney mengumumkan akuisisi aplikasi astrologi Co-Star pada Juli 2026. Co-Star menggunakan kombinasi AI, data NASA, dan wawasan manusia untuk memberikan horoskop personal. Pendiri Co-Star Banu Guler bergabung sebagai chief design officer Midjourney. Guler akan membantu membangun aplikasi pertama Midjourney, termasuk aplikasi khusus untuk pembuatan gambar. Saat ini Midjourney hanya tersedia melalui web dan Discord. Akuisisi ini menandai langkah Midjourney memperluas platform ke aplikasi mobile.
Poin Penting
- Midjourney mengakuisisi Co-Star, aplikasi astrologi berbasis AI dan data NASA.
- Pendiri Co-Star Banu Guler menjadi chief design officer Midjourney dan tetap memimpin Co-Star.
- Guler akan membantu Midjourney membangun aplikasi pertamanya, termasuk aplikasi pembuatan gambar.
- Midjourney saat ini hanya tersedia via web dan Discord, akuisisi ini membuka jalan ke aplikasi mobile.
- Nilai akuisisi tidak diungkapkan dan kesepakatan ditutup pada musim semi 2026.
Penjelasan Mendalam
Co-Star adalah aplikasi yang memadukan AI dengan data astronomi NASA dan interpretasi astrologi manusia. Akuisisi ini strategis karena Banu Guler dikenal dengan pendekatan desain yang kuat di Co-Star. Midjourney, yang sebelumnya fokus pada model generasi gambar melalui antarmuka Discord dan web, kini berniat membangun aplikasi mandiri. Langkah ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan pengalaman pengguna. Midjourney juga telah bereksperimen dengan teknologi pemindaian tubuh (full-body ultrasound), menunjukkan ekspansi ke ranah visual yang lebih luas.
Kenapa Ini Penting
Bagi praktisi AI Indonesia, akuisisi ini menunjukkan pentingnya desain dan pengalaman pengguna dalam produk AI. Langkah Midjourney keluar dari Discord/web ke aplikasi mandiri dapat menjadi contoh strategi produk bagi startup AI lokal. Juga menunjukkan bahwa AI generatif tidak hanya soal model, tapi juga ekosistem dan antarmuka.
Untuk Siapa
Pengembang AI, desainer UX, dan product manager yang tertarik dengan strategi produk AI generatif. Juga pengguna Midjourney yang ingin memahami arah pengembangan platform.
Contoh Use Case
- Memahami bagaimana integrasi AI dengan data eksternal (NASA) dapat meningkatkan personalisasi.
- Menganalisis strategi akuisisi untuk memperkuat tim desain dalam perusahaan AI.
- Mempelajari cara perusahaan AI bertransisi dari platform ketiga (Discord) ke aplikasi sendiri.
- Mengamati potensi fitur baru Midjourney seperti aplikasi mobile yang lebih intuitif.
- Menilai dampak akuisisi terhadap arah produk Co-Star dan integrasi dengan Midjourney.
Cara Mulai
- Baca pengumuman resmi Midjourney dan Co-Star untuk detail lebih lanjut.
- Ikuti perkembangan Midjourney melalui kanal resmi dan platform diskusi seperti Discord/Reddit.
- Analisis strategi produk Co-Star untuk memahami pendekatan desain Guler.
- Pantau peluncuran aplikasi Midjourney pertama (dedicated to image generation) sebagai studi kasus.
- Diskusikan dengan komunitas AI lokal tentang implikasi akuisisi ini bagi ekosistem AI.
Peran: Anda adalah analis strategi produk AI
Konteks: Midjourney baru saja mengakuisisi Co-Star untuk membantu membangun aplikasi pertamanya. Banu Guler, pendiri Co-Star, menjadi chief design officer.
Tugas: Buatlah analisis singkat tentang langkah-langkah yang harus diambil Midjourney untuk sukses meluncurkan aplikasi pembuatan gambar yang mandiri. Sertakan rekomendasi fitur utama, strategi desain, dan tantangan yang mungkin dihadapi.
Format Output: Paragraf naratif 4-5 kalimat.
Batasan: Gunakan Bahasa Indonesia, langsung ke inti, tanpa perkenalan panjang.
Insight Bisnis
Akuisisi ini membuka peluang bagi developer dan desainer untuk menawarkan jasa konsultasi desain UX untuk produk AI. Juga ada potensi kemitraan dengan Midjourney jika mereka merilis API atau platform aplikasi.
FAQ
Apa itu Co-Star?
Co-Star adalah aplikasi astrologi personal yang menggunakan AI, data NASA, dan wawasan manusia untuk memberikan horoskop harian dan ramalan kompatibilitas.
Mengapa Midjourney membeli Co-Star?
Midjourney ingin memperkuat tim desainnya dan membangun aplikasi pertama mereka. Pendiri Co-Star, Banu Guler, akan menjadi chief design officer dan membantu pengembangan aplikasi Midjourney, termasuk aplikasi pembuatan gambar.
Apakah Co-Star akan berubah?
Fitur Co-Star diperkirakan tetap ada. Banu Guler tetap memimpin Co-Star sambil juga menjalankan peran baru di Midjourney.
Sumber: The Verge AI
Diringkas dan disusun otomatis oleh GrowWithAI AI Pulse. Pelajari lebih lanjut lewat kelas AI GrowWithAI atau buka AI Pulse.
