GrowWithAI.id
AI Automation & Workflow

Lab AI Prentis Incar Dana $100M, Fokus pada Computer Use Agent

Prentis, lab AI baru yang didirikan bersama Reid Hoffman, Mark Pincus, dan Ritankar Das, sedang dalam pembicaraan untuk mengumpulkan dana $100 juta dengan…
GrowWithAI24 Juli 20265 menit baca
prentiscomputer usehive-32bai agentotomatisasi kantorreid hoffman
Lab AI Prentis Incar Dana $100M, Fokus pada Computer Use Agent

Prentis, lab AI baru yang didirikan bersama Reid Hoffman, Mark Pincus, dan Ritankar Das, sedang dalam pembicaraan untuk mengumpulkan dana $100 juta dengan valuasi $1 miliar. Startup yang diluncurkan pada April 2026 ini melatih model agar mampu mengendalikan komputer dan mengotomatisasi alur kerja kantor rutin, seperti menangani klaim asuransi dan bea cukai. Model andalannya, Hive-32B, mengklaim mengungguli GPT-5.4 milik OpenAI dan Claude Opus 4.6 milik Anthropic dalam benchmark WindowsAgentArena (pengujian tugas ujung ke ujung di aplikasi Windows nyata) dan ScreenSpot-v2 (kemampuan menemukan kontrol di layar). Prentis mengklaim biaya per tugasnya sekitar 10 kali lebih murah dibandingkan API frontier, dan telah menandatangani kontrak senilai hingga $50 juta dengan beberapa pelanggan. Startup ini memprediksi otomatisasi tugas kantor akan segera melampaui coding sebagai kasus penggunaan AI terbesar.

Poin Penting

  • Prentis mendapatkan pendanaan $100 juta dengan valuasi $1 miliar, dipimpin oleh Reid Hoffman, Mark Pincus, dan Ritankar Das.
  • Model Hive-32B mengklaim mengungguli GPT-5.4 dan Claude Opus 4.6 pada benchmark WindowsAgentArena dan ScreenSpot-v2.
  • Biaya per tugas Hive-32B sekitar 10 kali lebih murah daripada API frontier model besar.
  • Kontrak senilai $50 juta telah ditandatangani dengan beberapa pelanggan dari sektor kesehatan, manufaktur, dan garmen.
  • Prentis memprediksi otomatisasi tugas kantor akan menjadi kasus penggunaan AI terbesar, menggusur coding.
  • Tim Prentis terdiri dari lebih dari 25 orang, termasuk peneliti dari OpenAI, DeepMind, Meta, Tencent, dan Alibaba.

Penjelasan Mendalam

Prentis mengembangkan model Hive-32B yang dirancang khusus untuk computer use, yaitu kemampuan AI untuk memahami dan berinteraksi dengan antarmuka pengguna (GUI) seperti yang dilakukan manusia. Model ini dilatih dengan data dari ribuan workflow kantor, sehingga mampu mengetahui langkah-langkah yang harus diambil, seperti mengisi formulir, memindahkan file antar folder, atau mengambil data dari satu sistem ke sistem lain. Keunggulan utama yang diklaim adalah efisiensi biaya: dengan ukuran model 32B parameter, Hive-32B diduga memiliki biaya inferensi yang jauh lebih rendah daripada model raksasa seperti GPT-5.4 atau Claude Opus 4.6, namun tetap mencapai performa kompetitif pada benchmark spesifik. Prentis menggunakan metrik WindowsAgentArena yang mengukur keberhasilan tugas end-to-end di lingkungan Windows asli, bukan simulasi, sehingga relevan untuk penggunaan di perusahaan. Model ini juga diuji pada ScreenSpot-v2 untuk menilai ketepatan dalam mengidentifikasi elemen antarmuka seperti tombol, menu dropdown, dan kolom input. Kontraknya berbasis persentase (20% dari penghematan biaya) yang menunjukkan model bisnis berbasis hasil.

Kenapa Ini Penting

Bagi praktisi AI Indonesia, tren computer use agents membuka peluang otomatisasi proses bisnis yang mahal dan memakan waktu, seperti pengolahan dokumen bea cukai atau klaim asuransi. Model yang lebih kecil dan murah seperti Hive-32B dapat diadopsi oleh UKM tanpa infrastruktur besar, dan mempercepat digitalisasi operasional kantor. Ini juga menunjukkan pergeseran fokus dari generative text ke AI yang bisa mengoperasikan perangkat lunak secara langsung.

Untuk Siapa

Startup dan perusahaan yang ingin mengotomatisasi tugas kantor rutin lintas aplikasi (misalnya pengolahan faktur, entri data, atau manajemen klaim) dapat memanfaatkan model computer use seperti yang dikembangkan Prentis. Juga relevan bagi developer AI yang tertarik membangun agent berbasis GUI.

Contoh Use Case

  • Otomatisasi proses klaim asuransi dengan mengambil data dari portal klien dan mengisi sistem internal.
  • Pengurusan bea cukai dan pengembalian bea (customs duty refund) tanpa intervensi manual untuk mencari dokumen.
  • Entri data faktur dari email ke sistem akuntansi (misalnya QuickBooks atau SAP).
  • Pemantauan dan penyelesaian workflow HR, seperti onboarding karyawan baru yang melibatkan beberapa aplikasi.
  • Generasi laporan penjualan bulanan dengan mengambil angka dari CRM, spreadsheet, dan dashboard BI.

Cara Mulai

  1. Identifikasi tugas kantor yang paling rutin dan memakan waktu di organisasi Anda, terutama yang melibatkan banyak aplikasi dan pengambilan keputusan sederhana.
  2. Pelajari benchmark WindowsAgentArena dan ScreenSpot-v2 untuk memahami tolok ukur kemampuan computer use agent.
  3. Jika memungkinkan, uji coba model Hive-32B melalui API Prentis (jika tersedia) atau model serupa seperti Claude Opus 4.6 untuk tugas serupa.
  4. Bangun prototipe untuk satu workflow sederhana, misalnya otomatisasi pengisian formulir dari data email, menggunakan library seperti Playwright atau Selenium sebagai pembanding.
  5. Evaluasi biaya per tugas dan bandingkan dengan penghematan tenaga kerja manual; hitung ROI sebelum mengadopsi secara penuh.
Contoh Prompt Siap Pakai
Peran: Anda adalah asisten AI spesialis otomatisasi perkantoran.
Konteks: Saya bekerja di bagian keuangan dan setiap hari harus memproses 100 faktur dari email supplier ke sistem ERP. Saat ini saya lakukan manual copy-paste. Prentis baru merilis model Hive-32B yang mampu mengontrol komputer.
Tugas: Buatkan langkah-langkah teknis untuk mengintegrasikan model computer use (Hive-32B) dalam mengotomatisasi pengambilan data faktur dari email (attachment PDF) dan memasukkannya ke kolom yang sesuai di sistem kami (misal: tanggal, nomor faktur, jumlah).
Format Output: Daftar langkah konkret dengan jelas, termasuk tools yang dibutuhkan dan estimasi waktu setup.
Batasan: Bahasa Indonesia, maksimal 5 langkah, fokus pada workflow yang bisa dimulai dalam 1 minggu tanpa coding rumit.

Insight Bisnis

Peluang besar bagi konsultan atau agensi AI untuk menawarkan jasa otomatisasi workflow kantor menggunakan model computer use seperti Prentis, dengan model pricing berbasis hasil (persentase penghematan) yang bisa menarik klien enterprise. Bisnis juga bisa mengembangkan layanan SaaS yang membungkus model computer use untuk sektor vertikal seperti asuransi atau logistik.

FAQ

Apa yang membedakan Prentis dengan lab AI lain seperti Anthropic atau OpenAI?

Prentis fokus secara eksklusif pada computer use models yang menjalankan tugas di GUI Windows, bukan sekadar chatbot atau coding assistant. Mereka mengklaim model 32B parameter lebih murah dan efisien untuk workflow spesifik.

Apakah model Hive-32B sudah bisa dicoba publik?

Artikel tidak menyebut ketersediaan publik. Hive-32B kemungkinan masih dalam tahap akses terbatas untuk pelanggan enterprise yang sudah menandatangani kontrak.

Bagaimana cara Prentis menghasilkan uang?

Prentis mengenakan biaya 20% dari penghematan yang dihasilkan untuk pelanggan, sehingga pendapatan tergantung pada performa. Mereka juga menjual kontrak langsung seperti yang disebutkan senilai hingga $50 juta.

Apakah benchmark WindowsAgentArena dan ScreenSpot-v2 sudah menjadi standar industri?

Kedua benchmark tersebut relatif baru, namun mulai digunakan oleh perusahaan yang mengembangkan computer use agents. WindowsAgentArena mengukur penyelesaian tugas end-to-end di Windows asli, sementara ScreenSpot-v2 menguji kemampuan lokalisasi elemen GUI.


Sumber: TechCrunch AI

Diringkas dan disusun otomatis oleh GrowWithAI AI Pulse. Pelajari lebih lanjut lewat kelas AI GrowWithAI atau buka AI Pulse.

Pelajari AI Lebih Dalam

Artikel ini hanya sebagian kecil dari yang diajarkan di kelas GrowWithAI. Bergabung dan belajar langsung dari praktisi.

Tips AI praktis ke inbox kamu

Gabung daftar email GrowWithAI: tutorial, tools, dan webinar gratis untuk kerja & bisnis di era AI.