Cognition, startup coding AI yang dikenal dengan Devin, mengakuisisi Poke, AI assistant yang berinteraksi seperti teman dengan slang dan humor. Deal ini bernilai sekitar sembilan digit rendah (low nine figures). Poke telah digunakan oleh ratusan ribu pengguna dan menangani lebih dari 100 juta pesan dalam tiga bulan. Cognition berencana mengadopsi model interaksi Poke ke Devin agar terasa seperti kolega, bukan sekadar alat. Ke depannya, Poke akan menggunakan model SWE-1.7 dari Cognition untuk meningkatkan keandalan, sementara Devin bisa diorkestrasi oleh Poke untuk tugas lintas sesi.
Poin Penting
- Cognition mengakuisisi Poke dengan valuasi sekitar $100 juta untuk memperkuat interaksi personal Devin.
- Poke memproses 100 juta pesan dalam tiga bulan dan merupakan AI assistant pertama yang disetujui di Apple Messages for Business.
- Cognition akan menggunakan model SWE-1.7 untuk meningkatkan keandalan Poke tanpa merombak interaksinya.
- Poke akan membantu Devin mengingat konteks dan mengorkestrasi beberapa sesi coding sekaligus.
- Akuisisi ini menegaskan bahwa kepribadian AI menjadi keunggulan kompetitif, bukan hanya kemampuan teknis.
Penjelasan Mendalam
Poke berbeda dari AI assistant konvensional karena pendekatan interaksinya yang personal dan santai. Alih-alih memberikan respons fungsional kaku, Poke menggunakan bahasa akrab, slang, dan humor yang membuat percakapan terasa alami. Model interaksi ini memungkinkan pengguna merasa seperti berkomunikasi dengan teman, bukan software. Cognition akan mengintegrasikan kemampuan ini ke Devin, coding assistant yang saat ini hanya bisa menangani satu pull request per sesi. Dengan bantuan Poke, Devin diharapkan bisa mengingat konteks antar sesi dan menjalankan banyak tugas paralel secara orkestrasi. Selain itu, Poke akan memanfaatkan model SWE-1.7 milik Cognition untuk tugas-tugas spesifik, meningkatkan akurasi dan kecepatan tanpa mengubah pengalaman pengguna yang sudah ada.
Kenapa Ini Penting
Bagi praktisi AI Indonesia, akuisisi ini menunjukkan bahwa faktor UX dan kepribadian sama pentingnya dengan model canggih. Startup dan developer bisa belajar bahwa menciptakan interaksi yang hangat dan manusiawi dapat meningkatkan adopsi dan loyalitas pengguna, terutama di pasar yang mulai jenuh dengan AI tool serupa.
Untuk Siapa
Product manager, developer AI assistant, founder startup AI, dan UX designer yang ingin membangun interaksi AI yang lebih engaging dan personal.
Contoh Use Case
- Mengintegrasikan kepribadian humor ke dalam coding assistant untuk meningkatkan produktivitas tim.
- Membangun personal assistant yang proaktif dalam mengingat jadwal dan tugas lintas sesi obrolan.
- Menerapkan interaksi seperti teman pada chatbot customer service untuk mengurangi frustrasi pengguna.
- Mengorkestrasi beberapa AI agent (misal: coding + scheduling) dalam satu percakapan yang mulus.
Cara Mulai
- Pelajari pola percakapan Poke dengan membaca dokumentasi atau demo publik yang tersedia.
- Tentukan persona untuk AI assistant Anda: apakah santai, formal, atau humoris, lalu tulis prompt sistem yang konsisten.
- Implementasikan mekanisme memori persistent agar AI mengingat konteks percakapan antar sesi.
- Uji coba A/B dengan dua versi interaksi (formal vs personal) untuk melihat mana yang lebih disukai pengguna.
Peran: Product Manager AI
Konteks: Cognition mengakuisisi Poke untuk meningkatkan kepribadian Devin. Saya ingin menerapkan pendekatan serupa pada coding assistant internal.
Tugas: Rancang tiga fitur interaktif yang membuat coding assistant terasa seperti kolega yang ramah, bukan tool. Sertakan contoh dialog untuk setiap fitur.
Format Output: 3 poin dengan nama fitur, deskripsi singkat, dan contoh percakapan (masing-masing 2-3 baris).
Batasan: Bahasa Indonesia, fokus pada konteks developer, tidak perlu implementasi teknis.
Insight Bisnis
Startup AI dapat memanfaatkan tren ini dengan menawarkan 'AI personality as a service' kepada perusahaan yang ingin membuat assistant mereka lebih engaging, atau dengan membangun niche assistant yang sangat personal untuk segmen spesifik seperti edukasi atau kesehatan.
FAQ
Apa yang membuat Poke berbeda dari AI assistant lain?
Poke menggunakan gaya percakapan santai dengan slang dan humor, sehingga pengguna merasa seperti ngobrol dengan teman. Ini berlawanan dengan assistant lain yang cenderung formal dan fungsional.
Bagaimana akuisisi ini memengaruhi pengguna Poke saat ini?
Tidak ada perubahan langsung hingga akhir tahun. Poke tetap berjalan di platform yang ada, termasuk Apple Messages for Business. Tahun depan akan ada eksperimen integrasi dengan model SWE-1.7 dari Cognition.
Sumber: TechCrunch AI
Diringkas dan disusun otomatis oleh GrowWithAI AI Pulse. Pelajari lebih lanjut lewat kelas AI GrowWithAI atau buka AI Pulse.
