GrowWithAI.id
AI Automation & Workflow

Gemini Robotics 2: Masa Depan Robot dengan Kecerdasan Seluruh Tubuh

Google DeepMind resmi memperkenalkan Gemini Robotics 2, generasi baru model AI yang memungkinkan robot mengendalikan seluruh tubuh, dari kaki hingga ujung…
GrowWithAI28 Juli 20265 menit baca
gemini roboticsvlaembodied airobotikaautomationdeepmind
Gemini Robotics 2: Masa Depan Robot dengan Kecerdasan Seluruh Tubuh

Google DeepMind resmi memperkenalkan Gemini Robotics 2, generasi baru model AI yang memungkinkan robot mengendalikan seluruh tubuh, dari kaki hingga ujung jari. Model ini terdiri dari tiga varian utama: Gemini Robotics 2 (VLA), Gemini Robotics ER 2 (model penalaran), dan Gemini Robotics On-Device 2 (model lokal hemat). Gemini Robotics 2 mampu menjalankan tugas kompleks seperti berjalan, menekuk tubuh, manipulasi benda, hingga kolaborasi antarrobot. Model ER 2 kini tersedia di Google AI Studio dan dalam private preview di Gemini Enterprise Agent Platform. Ini menandai langkah signifikan menuju kecerdasan fisik umum (physical AI) yang bisa beradaptasi dengan lingkungan nyata.

Poin Penting

  • Gemini Robotics 2 adalah VLA yang memungkinkan robot berpikir dan bertindak dengan kontrol seluruh tubuh, termasuk kaki dan jari.
  • Terdapat tiga varian: Gemini Robotics 2 (VLA), Gemini Robotics ER 2 (penalaran), dan Gemini Robotics On-Device 2 (lokal).
  • Gemini Robotics ER 2 tersedia di Google AI Studio dan Gemini Enterprise Agent Platform dalam preview privat.
  • Model ini mendukung multi-robot collaboration dan adaptasi ke tubuh robot baru dalam hitungan jam dengan data kurang dari 200 contoh.
  • Dilengkapi benchmark keselamatan baru bernama ASIMOV-Agentic untuk menguji penolakan tool call yang tidak aman dan kemampuan minta intervensi manusia.
  • Kemampuan dexterous multi-jari masih menjadi area yang butuh pengembangan lebih lanjut, meski tugas whole-body dan gripper sudah menunjukkan performa baik.

Penjelasan Mendalam

Gemini Robotics 2 adalah vision-language-action model (VLA) yang mengubah input visual dan bahasa menjadi kontrol motorik. Model ini telah diuji pada berbagai hardware seperti Apptronik Apollo 2 dengan tangan SharpaWave 22 derajat kebebasan, serta Franka Duo dengan gripper Robotiq. Kemampuan unggulannya mencakup kontrol seluruh humanoid dan manipulasi dexterous pada tangan maupun gripper, meski tugas multi-jari masih menjadi tantangan. Sementara itu, Gemini Robotics ER 2 bertindak sebagai otak tingkat tinggi: memproses instruksi pengguna, merencanakan tugas multi-langkah selama beberapa menit, berkomunikasi dengan manusia, dan mengoordinasikan aksi dengan VLA. Model On-Device 2 dirancang untuk beroperasi lokal tanpa latensi, dan dapat beradaptasi dengan tubuh robot baru dalam beberapa jam dengan kurang dari 200 contoh data, berkat teknik motion transfer dari Gemini Robotics 1.5.

Kenapa Ini Penting

Bagi praktisi AI di Indonesia, ini menunjukkan arah perkembangan AI yang tidak lagi hanya di layar tetapi juga di dunia fisik, membuka peluang di bidang robotika, otomasi industri, dan pengembangan hardware. Memahami arsitektur VLA dan embodied reasoning bisa menjadi bekal untuk merancang solusi otomasi yang lebih adaptif dan responsif terhadap lingkungan nyata.

Untuk Siapa

Pengembang robotika, peneliti AI, integrator sistem otomasi industri, dan inovator yang ingin membangun robot humanoid atau lengan robot untuk tugas kompleks. Juga relevan untuk perusahaan yang bereksperimen dengan AI fisik di sektor manufaktur, logistik, dan layanan.

Contoh Use Case

  • Humanoid di gudang yang mampu berjalan, mengambil barang, dan menaruhnya di rak rendah secara presisi.
  • Robot lengan dengan gripper untuk packing barang secara rapat dan efisien di lini produksi.
  • Robot kolaboratif yang bekerja dalam tim untuk menyelesaikan pekerjaan rumah seperti merapikan ruangan.
  • Robot lokal (on-device) di lingkungan tanpa internet, seperti kapal atau lokasi tambang terpencil.
  • Asisten robot di rumah sakit yang bisa membantu memindahkan peralatan dengan pengawasan keselamatan ketat.

Cara Mulai

  1. Buka Google AI Studio dan coba langsung Gemini Robotics ER 2 untuk memahami kemampuan penalaran fisiknya melalui antarmuka model.
  2. Pelajari konsep dasar VLA dan embodied reasoning dari dokumentasi resmi DeepMind serta technical report keselamatan Gemini Robotics 2.
  3. Eksplorasi model card Gemini Robotics On-Device 2 untuk memahami spesifikasi teknis dan persyaratan deployment di hardware robot.
  4. Jika Anda pengembang robotika, daftar sebagai early-access partner atau ikuti program Trusted Tester untuk menguji model di platform Anda.
  5. Simulasikan use case sederhana, misalnya perintah bahasa untuk memindahkan objek pada robot virtual, lalu validasi logika penaltarannya.
Contoh Prompt Siap Pakai
Peran: Anda adalah ahli integrasi AI robotika di industri manufaktur.
Konteks: Saya sedang mengevaluasi penggunaan Gemini Robotics 2 untuk lini pemilahan barang di gudang. Model ini adalah VLA dari Google DeepMind yang mampu mengendalikan lengan robot dengan input bahasa dan visual.
Tugas: Buatlah rencana implementasi untuk mengganti sistem conveyor konvensional dengan robot lengan yang bisa memilah paket berdasarkan instruksi bahasa sederhana, termasuk kebutuhan hardware, data pelatihan, dan langkah adaptasi ke embodiment baru.
Format Output: Berikan dokumen rencana dengan bagian: Ringkasan, Arsitektur Teknis, Data yang Dibutuhkan, Timeline, dan Indikator Kesuksesan.
Batasan: Gunakan Bahasa Indonesia yang profesional, jelas, dan spesifik. Sebut asumsi teknis realistis. Panjang maksimal 800 kata.

Insight Bisnis

Peluang bisnis terbuka di bidang integrasi sistem robotika untuk industri logistik dan manufaktur, termasuk jasa konsultasi adaptasi model ke hardware lokal. Perusahaan yang menyediakan solusi otomasi berbasis VLA dapat menawarkan layanan penuh mulai dari pemilihan hardware, pelatihan model, hingga deployment, sehingga menciptakan layanan bernilai tinggi di pasar otomasi Indonesia.

FAQ

Apa perbedaan antara Gemini Robotics 2 dan Gemini Robotics ER 2?

Gemini Robotics 2 adalah vision-language-action model yang langsung mengubah input menjadi gerakan motorik. Sedangkan Gemini Robotics ER 2 adalah model penalaran (embodied reasoning) yang bertindak sebagai otak tingkat tinggi, merencanakan tugas multi-langkah, berkomunikasi dengan manusia, dan mengoordinasikan VLA.

Apakah Gemini Robotics 2 bisa dipakai pada robot yang sudah ada?

Ya, model ini natively multi-embodiment dan diklaim bisa beradaptasi ke tubuh robot baru dalam beberapa jam dengan kurang dari 200 contoh data, seperti yang ditunjukkan pada platform Dexmate, SO101, dan Trossen.

Di mana saya bisa mencoba model ini?

Gemini Robotics ER 2 sudah tersedia di Google AI Studio dan dalam private preview di Gemini Enterprise Agent Platform. VLA dan On-Device model tersedia untuk early-access partners melalui program Trusted Tester.

Apakah model ini sudah bisa digunakan untuk dexterous manipulation tingkat tinggi?

Model ini sudah bisa mengendalikan tangan robot dengan 22 derajat kebebasan untuk tugas seperti mengikat simpul atau menutup ziplock. Namun artikel menyebut bahwa tugas multi-jari masih menantang dan belum mencapai tingkat dexterity manusia.

Bagaimana aspek keamanan robot dengan Gemini Robotics 2?

DeepMind memperkenalkan benchmark ASIMOV-Agentic untuk mengukur kemampuan menolak tool call tidak aman dan meminta intervensi manusia saat tidak yakin. ER 2 juga disebut sebagai model paling aman sejauh ini dalam mengikuti batasan keselamatan dan mendeteksi jarak manusia untuk penghentian darurat.


Sumber: Google DeepMind Blog

Diringkas dan disusun otomatis oleh GrowWithAI AI Pulse. Pelajari lebih lanjut lewat kelas AI GrowWithAI atau buka AI Pulse.

Pelajari AI Lebih Dalam

Artikel ini hanya sebagian kecil dari yang diajarkan di kelas GrowWithAI. Bergabung dan belajar langsung dari praktisi.

Tips AI praktis ke inbox kamu

Gabung daftar email GrowWithAI: tutorial, tools, dan webinar gratis untuk kerja & bisnis di era AI.