Google DeepMind merilis Gemini Robotics 2, model AI terbaru yang dapat mengendalikan seluruh tubuh robot humanoid, bukan hanya bagian atas seperti model sebelumnya. Robot kini bisa berjalan, membungkuk, meregang, dan memanipulasi objek, seperti yang ditunjukkan pada robot Apollo 2 buatan Apptronik. Model ini juga mendukung tangan lima jari untuk tugas halus seperti menutup Ziploc, mengikat kantong sampah, dan membuka bohlam lampu. DeepMind juga memperbarui Gemini Robotics ER 2 untuk penalaran tugas jangka panjang, pemahaman awal dan akhir tugas, serta koordinasi beberapa robot berbeda. Versi On-Device Model juga ditingkatkan agar bisa beradaptasi lebih cepat ke bentuk, sensor, dan derajat kebebasan robot yang beragam. Kecepatan gerak robot masih menjadi catatan yang perlu ditingkatkan, tetapi ini langkah penting menuju tugas dunia nyata yang kompleks.
Poin Penting
- Gemini Robotics 2 menambah kemampuan kontrol seluruh tubuh robot humanoid, dari kaki hingga ujung jari.
- Robot bisa berjalan, membungkuk, meregang, dan memanipulasi objek, dengan demo pada robot Apollo 2 dari Apptronik.
- Tangan lima jari memungkinkan tugas dexterous seperti menutup Ziploc, mengikat kantong sampah, dan membuka bohlam.
- Gemini Robotics ER 2 memahami awal dan akhir tugas, serta mendukung kolaborasi antar robot yang berbeda.
- ER 2 adalah model robotika paling aman dari DeepMind karena bisa mendeteksi manusia dan menghentikan robot jika ada yang mendekat.
- Versi On-Device Model bisa berjalan lokal tanpa internet dan beradaptasi cepat ke bentuk robot baru dengan sensor dan derajat kebebasan berbeda.
Penjelasan Mendalam
Perubahan utama ada pada cakupan kontrol. Gemini Robotics 2 sebelumnya hanya mengendalikan gerakan upper body, kini mendukung whole-body motions dari kaki hingga ujung jari. Artinya model bisa mengoordinasikan keseimbangan, postur, dan gerakan manipulasi dalam satu kesatuan, sehingga robot bisa membungkuk mengambil kaleng penyiram atau mencari dan mengambil barang tertentu dari rak. Peningkatan ketangkasan lima jari juga membuat robot bisa menangani objek fleksibel seperti kantong plastik dan Ziploc, yang sebelumnya sulit bagi gripper sederhana.
Selain model kontrol, DeepMind memperbarui Gemini Robotics ER 2, model vision-language untuk embodied reasoning. Model ini membantu robot menganalisis lingkungan, memproses instruksi, dan menyelesaikan tugas multi-langkah, termasuk memahami kapan tugas dimulai dan berakhir. Ini memungkinkan robot berbeda saling bekerja sama, seperti Apollo 2 yang menginstruksikan robot dual-arm milik Google untuk memasukkan peralatan ke dalam bin. Dari sisi keselamatan, ER 2 disebut sebagai model robotika paling aman dari DeepMind karena lebih baik dalam mendeteksi manusia, memicu tool call keselamatan, dan menghentikan robot saat manusia mendekat terlalu dekat.
Kenapa Ini Penting
Bagi praktisi AI Indonesia, update ini menunjukkan arah perkembangan AI dari sekadar memproses teks dan gambar menuju pengendalian fisik di dunia nyata. Kemampuan koordinasi seluruh tubuh dan keselamatan berbasis deteksi manusia membuka peluang besar untuk otomasi di gudang, pabrik, dan layanan yang membutuhkan interaksi robot dengan manusia. Adanya model on-device juga relevan untuk lingkungan dengan koneksi internet yang tidak stabil.
Untuk Siapa
Pengembang robotika, peneliti embodied AI, engineer otomasi, serta perusahaan yang sedang mengevaluasi robot humanoid untuk operasional fisik. Mahasiswa AI dan robotics yang ingin memahami integrasi vision, language, dan kontrol gerak juga akan sangat diuntungkan.
Contoh Use Case
- Robot humanoid di gudang yang membungkuk untuk mengambil barang dari rak bawah dan menaruhnya ke lokasi lain.
- Robot layanan rumah tangga yang menutup kantong plastik, mengikat trash bag, atau melepas bohlam lampu.
- Sistem keselamatan area kerja yang menghentikan robot otomatis saat manusia berjalan terlalu dekat.
- Koordinasi beberapa robot tipe berbeda untuk menyelesaikan satu tugas besar, seperti membereskan garasi.
- Robot yang beroperasi di lokasi tanpa internet yang stabil, berkat model on-device yang bisa berjalan lokal.
Cara Mulai
- Pelajari pengumuman resmi dan dokumentasi Google DeepMind tentang Gemini Robotics 2 untuk memahami arsitektur serta batasan model.
- Identifikasi robot yang kompatibel atau pelajari studi kasus robot humanoid seperti Apptronik Apollo 2 sebagai referensi implementasi.
- Mulai dari tugas sederhana seperti berjalan, membungkuk, dan mengambil objek sebelum mencoba tugas multi-langkah yang melibatkan ER 2.
- Rancang protokol keselamatan berbasis deteksi manusia dan safe stop jika mencoba implementasi di lingkungan nyata.
- Uji versi On-Device Model di lingkungan tanpa internet untuk mengukur performa adaptasi terhadap bentuk dan sensor robot.
Peran: Anda adalah teknisi robotika dan ahli embodied AI.
Konteks: Google DeepMind baru merilis Gemini Robotics 2 yang mengendalikan seluruh tubuh robot humanoid, plus Gemini Robotics ER 2 untuk penalaran tugas dan keselamatan.
Tugas: Buatkan rencana uji coba 30 hari untuk menguji model ini pada robot humanoid, mencakup pengujian berjalan, membungkuk, memegang objek dengan tangan lima jari, dan skenario penghentian darurat saat manusia mendekat.
Format Output: Dokumen rencana berisi fase mingguan, target pengujian spesifik, metrik keberhasilan, dan checklist keselamatan.
Batasan: Seluruh jawaban dalam Bahasa Indonesia, maksimal 500 kata, berorientasi praktis, dan tidak menyebutkan produk yang tidak ada di dalam artikel.
Insight Bisnis
Perusahaan integrasi robotika di Indonesia bisa menjadikan kemampuan ini sebagai dasar layanan robot humanoid untuk otomasi gudang dan manufaktur, dengan diferensiasi pada keselamatan kerja dan koordinasi multi-robot. Peluang lain adalah menyediakan konsultasi dan pilot project bagi industri yang ingin menguji robot untuk tugas fisik yang membutuhkan ketangkasan lima jari.
FAQ
Apa perbedaan utama Gemini Robotics 2 dengan versi sebelumnya?
Versi sebelumnya hanya fokus mengendalikan bagian atas tubuh robot humanoid. Gemini Robotics 2 mendukung whole-body motions dari kaki hingga ujung jari, sehingga robot bisa berjalan, membungkuk, dan meregang.
Apa itu Gemini Robotics ER 2?
ER 2 adalah model vision-language untuk embodied reasoning. Fungsinya menganalisis lingkungan, memproses instruksi, menyelesaikan tugas multi-langkah, memahami awal dan akhir tugas, serta mendukung keselamatan dengan mendeteksi manusia.
Apakah Gemini Robotics 2 harus terhubung ke internet?
Tidak selalu. Ada Gemini Robotics On-Device Model yang bisa berjalan lokal tanpa internet dan kini beradaptasi lebih cepat ke bentuk robot baru, termasuk sensor dan derajat kebebasan yang berbeda.
Robot apa yang digunakan dalam demonstrasi Google?
Google memamerkan robot Apollo 2 buatan Apptronik, serta robot dual-arm milik Google untuk menunjukkan kolaborasi antar robot yang berbeda.
Apakah robot sudah bergerak secepat manusia?
Belum. Google DeepMind sendiri menyatakan bahwa kecepatan gerak robot masih perlu ditingkatkan, tetapi ini adalah langkah penting menuju tugas nyata yang butuh koordinasi seluruh tubuh.
Sumber: The Verge AI
Diringkas dan disusun otomatis oleh GrowWithAI AI Pulse. Pelajari lebih lanjut lewat kelas AI GrowWithAI atau buka AI Pulse.
